35 Manfaat Buah Salak dan Efek Sampingnya Lengkap

35 Manfaat Buah Salak dan Efek Sampingnya Lengkap

Selamat datang semua, Disini kita akan bahas manfaat tetang buah salak, yuk disimak. Salak jika bahasa latinnya disebut sallaka edulis, sedangkan di Amerika dan Eropa buah ini disebut snake fruit karena bentuk kulit yang menyerupai sisik ular. Menurut beberapa survei, salak hanya tumbuh di daerah tropis saja nih teman-teman.

Nah. Ini dia kandungan gizi dalam buah salak?

  • Mengndung 368 kk energi
  • Mengndung 0,8 gram protein
  • Mengndung 90,3 gram karbohidrat
  • Mengndung 0,4 gram lemak
  • Mengndung 38 miligram kalsium
  • Mengndung 31 miligram fosfor
  • Mengndung 3,9 miligram zat besi
  • Mengndung 8,4 gram vitamin C
  • Mengndung Serat
  • Mengndung Beberapa gram vitamin B dan mineral

Tanaman salak tumbuh liar di jawa bagian barat daya dan di daerah sumatera bagian selatan. Namun, asal-usul dari buah salak itu sendiri masih belum diketahui secara pasti. Salak rupanya banyak dibudidayakan seperti di Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Di Negara Indonesia, buah salak sangat banyak sekali jenisnya. Mungkin tiap-tiap daerah mempunyai nama tersendiri untuk buah yang satu ini. Akan tetapi, dari sekian banyak jenis tersebut ada beberapa jenis salak yang cukup populer di Negara Indonesia, seperti:
  • Salak bali tentunya dari bali
  • Salak Madura dari bangkalan Madura
  • Salak sidimpuan dari Sumatera Utara
  • Salak condet dari Jakarta
  • Salak pondoh dari Yogyakarta

Nah.. Mau tau lagi manfaat dan efek samping buah salak lengkap lainnya, baca yuk.

Manfaat Buah Salak

1. Mengatasi Diare
Buah salak sangat baik untuk mengobati apabila kita terserang penyakit atau masalah di sekitar perut seperti diare. Dengan mengkonsumsi sebanyak 20 gram daging buah salak yang masih muda maka dapat membantu mengobati penyakit dan masalah di sekitar perut yang sakit.

2. Menjaga kesehatan mata
Buah salak memiliki kandungan betakaroten yang terbukti sangat baik untuk untuk menjaga kesehatan mata dari berbagai penyakit mata. Dan ternyata kandungan betakaroten dalam buah salak 5,5 kali lebih besar dari buah mangga dan juga 5 x lebih besar dari buah semangka.

3. Menjaga kesehatan kuku
Buah salak juga bermanfaat sebagai cemilan sehat, ini karena selain enak memang buah salak memiliki manfaat dan khasiat yang sangat baik untuk tubuh kita. Buah salak juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kuku dan kulit kita.

4. Kandungan Gizi Buah Salak
Selain mempunyai bentuk yang cukup unik dan rasanya yang manis, sebagian ada juga yang asam dan sepat, ternyata buah salak ini mempunyai banyak kandungan gizi yang terbilang cukup lengkap. Pada 100 gr buah salak memiliki energi sekitar 368 kilikalori, protein sebanyak 0,8 gram, karbohidrat sebanyak 90,3 gram, lemak sebanyak 0,4 gram, kalsium sebanyak 38 miligram, fosfor sebanyak 31 miligram, zat besi sebanyak 3,9 miligram. Selain itu  pada satu buah salak juga terkandung vitamin C sebesar 8,4 miligram. Berikut manfaat buah salak untuk mengobati penyakit:

5. Mencegah Obat Diare
Ketika Anda mengalami diare atau terlalu sering BAB, sebaiknya Anda makan buah salak, karena buah salak memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga mampu untuk mengobati diare.

6. Membantu Program Diet
Sebagaimana kita ketahui bahwa kelebihan berat badan dapat mengundang banyak penyakit berbahaya. Salah satu solusinya adalah menurunkan berat badan dengan diet dan olahraga. Bagi anda yang sedang diet dan ingin menurunkan berat badan, buah salak cukup baik untuk Anda kosumsi. Karena buah yang satu ini mengandung fitonutrien, zat yang satu ini dapat membantu program diet Anda. Selain itu, salak juga memiliki 2 mg Vitamin C. Sebagaimana yang kita tahu bahwa serat dapat membuat kita lebih cepat merasa kenyang dalam waktu yang cukup lama. Dengan ini tentu akan menjaga Anda dari penyakit yang dapat timbul karena kelebihan berat badan.

7. Meningkatkan Kecerdasan Otak
Penelitian juga telah membuktikan bahwa buah salak diklam dapat meningkatkan kinerja otak karena memiliki kandungan pottasium dan juga pektin. Pottasium ini dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom yang berperan sebagai pengendali detak jantung dan meningkatkan fungsi otak serta meningkatkan fungsi fisiologi tubuh lainnya. Hal ini juga yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit pikun.

8. Mengobati Kanker
Berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang pernah dipublikasikan dalam jurnal Intregative Center Therapies, disebutkan bahwa kandungan salak berupa pektin juga mampu mencegah dan juga mengobati kanker prostat.

9. Manfaat untuk perut
Kandungan kaya manfaat buah salak seperti beta karoten, tanin dan mineral juga serat dalam buah salak sangat berguna untuk menjaga kesehatan perut dengan membantu melancarkan pencernaan.

10 Manfaat buah salak untuk rabun jauh
Sebenaranya hampir sama dengan manfaat kesehatan mata di atas akan tetapi di perinci lagi karena mata Tidak banyak yang tahu bahwa buah salak dapat digunakan sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit rabun jauh pada mata dengan kandungan vitamin a nya yang tinggi.

11. Bagus untuk kesehatan
Seperti halnya buah lain, buah salak juga memiliki berbagai manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan. 10 manfaat buah salak berdasarkan kandungan gizinya sangat berguna untuk kesehatan salah satunya adalah buah salak mengandung berbagai vitamin salah satunya vitamin a yang sangat baik untuk menjega stamina tubuh. Selain itu vitamin a yang setara dengan karoteriod sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Apabila anda tidak menyukai wortel, buah yang satu ini dapat menjadi alternatif yang dapat coba.

12. Manfaat untuk kecantikan dan penuaan dini
Dengan berbagai macam vitamin yang terkandung berdasarkan kandungan gizi dari buah salak, membuat buah berkulit kasar satu ini memiliki manfaat yang bagus untuk kecantikan. Buah salak sangat baik untuk mencegah penuaan dini pada kulit dengan melancarkan proses regenerasi kulit dengan baik.

13. Obat mual untuk ibu hamil
Seperti kita tahu, memilih menu makanan untuk asupan ibu hamil tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Untuk ibu hamil muda, kebanyakan dari mereka terkena morning sickness atau perasaan mual pada pagi hari. Untuk mengobati ini, seringkali orang menggunakan buah salak sebagai penawarnya. Rasa ari buah salak dipercaya sangat amouh untuk mengobati mual mual pada ibu hamil.

14. Manfaat untuk bayi
Manfaat buah salak untuk bayi tidak dapat diaplikasikan langsung pada bayi, namun dengan cara ibu dari bayi yang memberi asi pada si buah hati dapat mengkonsumsi buah salak untuk menyalurkan manfaat buah ini kepada buah hatinya, ini adalah salah satu dari buah salak berdasarkan kandungan gizinya yang terbilang unik dalam pengaplikasiannya.

15. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Buah salak juga bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Kandungan vitamin C pada salak meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus penyakit. 

16. Bagus untuk Pencernaan
Selama ini yang kita ketahui bahwa jika terlalu banyak mengkonsumsi salak dapat mengakibatkan konstipasi atau susah BAB. Nah, ternyata kulit ari buah salak mengandung serat yang cukup tinggi, jadi kalau makan salak kulit arinya jangan dibuang karena kulit ari buah salak bermanfaat untuk melancarkan dan menyehatkan pencernaan kita.

17. Menjaga Stamina
Kalsium yang terdapat pada buah salak juga bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh kita. 

18. Manfaat sebagai Agen Antioksidan
Kita tentu tahu bahwa zat antioksidan sangat bermanfaat untuk tubuh kita, antioksidan bermanfaat untuk mencegah berabgai penyakit dan radikal bebas. Selain itu senyawa alami yang ditemukan dalam salak juga berkhasiat untuk mengatasi resiko penyakit jantung dan kanker pada janin maupun ibu hamil.

19. Mengatasi Anemia
Buah salak juga bermanfaat untuk mengatasi anemia, hal ini dikarenakan kandungan tiamin dan manfaat zat besi yang sangat baik untuk membantu kesehatan ibu hamil. Zat besi menjadi salah satu pemeran penting dalam memproduksi sel darah merah. Ibu hamil membutuhkan sel darah merah yang lebih tinggi karena digunakan untuk menyumbang oksigen lewat plasenta pada janin. Kekurangan oksigen akan sangat berbahaya pada nyawa janin dan ibu hamil. 

20. Mencegah Asam Lambung Tidak Mudah Kambuh
Manfaat lain yang juga dapat dirasakan dari konsumsi salak selama masa kehamilan adalah mencegah kambuhnya asam lambung. Keluhan naiknya asam lambung adalah salah satu keluhan yang paling banyak dirasakan oleh ibu hamil. Pada trimester pertama biasanya ibu hamil mengalami gangguan yang tidak nyaman seperti naiknya asam lambung. Nah, untuk memperlancar pencernaan, cobalah untuk mengkonsumsi buah salak.

21. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium pada buah salak bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Asupan salak bisa mencukupi jumlah kalium yang dibutuhkan oleh tubuh. 

22. Bagus untuk Tulang
Buah salak juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, khusus untuk ibu hamil, salak bermanfaat untuk membentuk jaringan kerangka tulang pada janin. Selain itu, kalsium juga dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mempersiapkan tubuh dalam kelahiran. Manfaat salak untuk ibu hamil mengandung kalsium yang membantu menyumbang kecukupan kalsium harian. Selain itu, buah salak juga penting untuk membantu ibu hamil agar memiliki stamina yang sehat dan kuat. 

23. Membantu Sistem Memori pada Janin
Manfaat buah salak yang terakhir adalah untuk membentuk kecerdasan dan mempertahankan memori dalam otak. Kandungan pektin dalam buah salak ternyata juga sangat efektif untuk membangun sistem kecerdasan pada janin. Hal ini dikarenakan kandungan pektin pada buah salak. 

24. Kaya serat
Mitos mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak akan membuat buang air besar menjadi susah. Padahal, kulit ari buah salak mengandung serat yang dibutuhkan tubuh, yang justru memperlancar pencernaan. Jadi usahakan kulit ari buah salak jangan sampai terbuang.

25. Meningkatkan sistem imun
Kandungan vitamin C pada salak meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus penyakit.

26. Melancarkan Buang Air Besar
Konstipasi atau kondisi buang air besar merupakan salah satu gangguan yang seringkali melanda ibu hamil. Hal ini pun terjadi sebab dari adanya pengaruh hormonal yang mengurangi kinerja otot-otot usus pada gerakan peristaltiknya. Sehingga kondisi ini akan mungkin membuat ibu hamil mengeluhkan susah buang air besar. Akan tetapi kulit ari dari buah salak memiliki manfaat untuk melancarkan buang air besar sebab kulit ini memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

27. Mengatasi mencret
Dengan mengkonsumsi buah salak dapat mengobati mencret, karena buah salak mengandung zat tanin yang sangat berkhasiat.

28. Menurunkan berat badan
Kandungan karbohidrat di dalam buah salak sangat membantu dalam menurunkan berat badan, karena dengan mengkonsumsi buah salak mampu menahan rasa lapar cukup lama sehingga sangat cocok untuk dijadikan pendamping diet.

29. Menyehatkan kulit
Mengkonsumsi buah salak secara rutin dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan kulit dari dalam , sehingga kulit akan terlihat lebih fress dan awet muda.

30. Mencegah sembelit
Ada mitos yang cukup berkembang di masyarakat Indonesia bahwa mengonsumsi buah salak dapat mengakibatkan susah BAB. Padahal, mitos tersebut tidaklah sepenuhnya benar karena menurut F.X Wahyurin Mitano, ahli gizi dari RSUD dr Soetomo, sebaiknya mengonsumsi buah salak itu jangan dibuang bagian kulit arinya.

Sebab, didalam kulit air itulah terdapat sejumlah kandungan serat yang berfungsi untuk mengurangi kemungkinan terjadinya sembelit setelah mengonsumsi buah salak. Salak juga diperkaya dengan tanin, yaitu zat yang dikenal sebagai anti-diare.

31. Mencegah kanker prostat 
Di dalam buah salak dapat mencegah kanker prostat, Kanker prostat adalah penyakit yang menjadi momok kaum lelaki, sama dengan wanita yang mengkhawatirkan masalah kista ovarium atau kanker p*yud*ra. Menurut sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam  jurnal “Integrative Cancer Therapies”, diketahui bahwa pektin dalam buah salak ternyata juga memiliki potensi mencegah dan mengobati kanker prostat. Cara kerja pektin untuk pencegahan prostat adalah dengan cara menghambat reproduksi sel kanker,  serta menurunkan risiko terjadinya apoptosis, yaitu sel yang memprogram kematiannya sendiri.

32. Mencegah Penyakit Mata pada Janin
Ancaman penyakit mata pada bayi tidak hanya terjadi ketika sudah lahir. Bahkan janin bisa mengalami infeksi ini sejak dalam kandungan. Manfaat salak untuk ibu hamil dapat mencegah semua masalah infeksi yang menyerang retina atau lensa mata. Buah salak mengandung beta karoten dan antioksidan yang bisa mencegah penyakit karena infeksi mata selama dalam kandungan.

33. Mengndung vitamin C, 2mg
Di dalam salak juga mengandung serat yang memberikan efek kenyang lebih lama sebab memerlukan waktu dalam proses penyerapan dalam usus. Kandungan gizi salak antara lain kalori, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C dan B juga air.

Kandungan Nutrisi Yang Terdapat Dalam Buah Salak


Kandungan Gizi Buah Salak
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 82dari Lemak 3.60

% Nilai harian*
Total Lemak 0.40 g0.6 %
  Lemak Jenuh 0.100 g0.5 %
Kolesterol 0 mg0.0 %
Sodium 0 mg0.0 %
Total Karbohidrat 21.30 g7.1 %
  Diet Serat 2.7 g10.8 %
Protein 0.20 g0.4 %

  Vitamin C10.0 %
  Vitamin B1 Thiamin1.3 %
  Vitamin B2 Riboflavin0.6 %
  Vitamin B3 Niasin0.5 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid0.6 %
  Vitamin B62.5 %
  Kalsium0.7 %
  Besi1.1 %
  Kalium3.3 %
  Fosfor0.7 %
  Magnesium1.3 %
  Tembaga2.0 %
  Mangan2.5 %
  C Sistein0.6 %
  F Fenilalanin0.6 %
  I Isoleusin0.6 %
  K Lisin0.6 %
  L Leusin0.4 %
  M Metionin0.4 %
  T Treonin0.7 %
  Tirosin0.5 %
  V Valin0.5 %
  W Triptofan0.7 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemakKurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
SodiumKurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat300g
Diet Serat25g

Tips Konsumsi Salak untuk Ibu Hamil

Mitos pantangan makanan ibu hamil terhadap salak ternyata tidak benar. Salak memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Salak menjadi sumber nutrisi yang bisa menunjang kesehatan ibu hamil. Namun untuk mengkonsumsi buah salak juga harus mengikuti beberapa aturan agar tidak menimbulkan resiko.

Berikut ini beberapa tips untuk makan salak saat hamil :
  1. Sebaiknya pilih buah salak dengan kulit yang masih bagus dan tidak terkelupas.
  2. Hati-hati dengan salak yang sudah disimpan dalam waktu yang agak lama, karena rentan dengan pembusukan yang menyebabkan ibu hamil bisa terkena bakteri atau parasit.
  3. Meskipun umumnya salak langsung di makan setelah dikupas, namun bagi ibu hamil sangat disarankan untuk membersihkan salak sebelum di makan.
  4. Selalu makan salak bersama kulit ari yang tipis, sebab kulit ari bisa mencegah sembelit dan mual untuk ibu hamil.

Efek Samping Buah Salak

Tidak banyak kandungan efek samping dari buah salak tersebut di antaranya :

1. Menyebabkan sembelit
Satu hal yang perlu ketahui tentang efek negatif bila mengkosumsi buah salak terlalu banyak dalam sehari bisa berdampak sembelit atau susah buang air besar normalnya mengkosumsi buah salak itu dalam 1 hari adalah sekitar 4 hingga 5 buah saja. Sebaiknya dalam mengkonsumsi buah salak dengan kulit arinya, cobalah untuk tidak menguliti buah salak sampai bersih, karena kulit ari dari buah salak dipercaya dapat mengatasi kesulitan buang air besar.

2. Tidak baik untuk penderita maag
Bagi penderita maag dan radang usus kurangi mengkonsumsi buah salak, karena kandungan tannin dalam buah salak dapat memperparah kondisi usus yang luka karena buah salak sulit untuk dicerna.

Setelah itu yuk mari kita simak manfaat dari kulit dan daun salak berikutnya :

Kandungan gizi dari kulit salak

Kandungan gizi dari kulit salak ada cukup banyak yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh Anda. yakni karbohidrat, kalori, fosfor, kalsium, vitamin B, air, dan zat besi. Melalui 1 buah salak saja sudah ada kalsium sebanyak 28 mg, 4,2 mcg zat besi, dan juga fosfor sebanyak 18 mg. melalui kandungan yang ada tersebut, buah salak benar-benar berperan aktif untuk sumber penyedia mineral dan serat pada tubuh.

1. Manfaat kulit salak bagi kesehatan

Manfaat kulit salak Mencegah sembelit
Manfaat pertama dari kulit salak untuk kesehatan adalah mencegah sembelit. Kulit salak memiliki sari serat yang cukup tinggi, oleh karena itu kulit salak dapat membantu memperbaiki masalah pada pencernaan Anda yang berhubungan susah buang air besar. Oleh karena itu juga, Anda sebaiknya ketika mengkonsumsi buah salak jangan membuang kulit arinya pada waktu dimakan. Tanin pada buah salak pun memiliki manfaat dalam membantu mengatasi masalah kesehatan lainnya, seperti masalah pencernaan karena diare.

2. Manfaat kulit salak mengobati penyakit diabetes

Manfaat kedua dari kulit salak adalah itu. Selain itu juga membantu menstabilkan tekanan darah, baik tekanan darah rendah maupun tekanan darah tinggi. Metode pengolahannya yakni:
  1. Ambil kulit buah salak
  2. Bilas hingga bersih menggunakan air
  3. Masukkan ke kuali (Jangan menggunakan kuali besi maupun aluminium)
  4. Tuangkan air secukupnya saja
  5. Rebus memakai api kecil satu kali hingga airnya mendidih
  6. Saringlah kemudian minum airnya
  7. Kulit salak yang telah direbus tak boleh dipergunakan lagi

Anda juga bisa meminum air rebusan dari kulit salak 1 L per hari. Anda sebaiknya terus rutin meminumnya hingga 2 minggu, jangan putus, dan Anda dapat membuktikan bahwa efek positifnya ke penyakit diabetes kering benar-benar ada, di mana sebelumnya diabetes kering yang sering melonjak naik bakalan berubah normal, serta tekanan darah pun menjadi lebih stabil. dan kemudian kita lanjut ke manfaat daun salak untuk kesehatan.

Manfaat daun salak untuk kesehatan

Selain buah dan kulitnya, daunya juga mempunyai manfaat untuk berbagai penyakit. Diantaranya juga untuk mengobati ambeien dan wasir 

Manfaat dan khasiat daun salak untuk mengobati ambeien dan cara meramunya:
  • Ambil 5 lembar daun salak.
  • Lalu rebus daun salak tersebut dengan 2 gelas air berukuran sedang.
  • campurkan air rebusan daun salak dengan gula merah.
  • Saring air rebusan.
  • Minum air rebusan tersebut minimal 2 kali sehari.

Nah itulah manfaat dari daun salak. bagaimana cukup mudah bukan. tapi ngomong-ngomong uda tau sejarah singkat dan cara budi daya dari tanaman salak itu sendiri belum? kalau belum tau yuk disimak lagi ulasan tentang sejarah salak ini.

1. SEJARAH SINGKAT TANAMAN SALAK

Di kutip dari Tipspetani bahwa tanaman salak merupakan salah satu tanaman buah yang disukai dan mempunyai prospek baik untuk diusahakan. Daerah asal nya tidak jelas, tetapi diduga dari Thailand, Malaysia dan Indonesia. Ada pula yang mengatakan bahwa tanaman salak (Salacca edulis) berasal dari Pulau Jawa. Pada masa penjajahan biji-biji salak dibawa oleh para saudagar hingga menyebar ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke Filipina, Malaysia, Brunei dan Muangthai.

2. JENIS TANAMAN

Di dunia ini dikenal salak liar, seperti Salacca dransfieldiana JP Mo-gea; S. magnifera JP Mogea; S. minuta; S. multiflora dan S. romosiana. Selain salak liar itu, masih dikenal salak liar lainnya seperti Salacca rumphili Wallich ex. Blume yang juga disebut S. wallichiana, C. Martus yang disebut rakum / kumbar (populer di Thailand) sebagai pembuat masam segar pada masakan. Kumbar ini tidak berduri, bunganya berumah 2 (dioeciious). Salak termasuk famili: Palmae (palem-paleman), monokotil, daun-daunnya panjang dengan urat utama kuat seperti pada kelapa yang disebut lidi. Seluruh bagian daunnya berduri tajam Batangnya pendek, lama-kelamaan meninggi sampai 3 m atau lebih, akhirnya roboh tidak mampu membawa beban mahkota daun terlalu berat (tidak sebanding dengan batangnya yang kecil). Banyak varietas salak yang bisa tumbuh di Indonesi. Ada yang masih muda sudah terasa manis, Varietas unggul yang telah dilepas oleh pemerintah untuk dikembangkan ialah: salak pondoh, swaru, nglumut, enrekang, gula batu (Bali), dan lain-lain. Sebenarnya jenis salak yang ada di Indonesia ada 3 perbedaan yang menyolok, yakni: salak Jawa Salacca zalacca (Gaertner) Voss yang berbiji 2-3 butir, salak Bali Slacca amboinensis (Becc) Mogea yang berbiji 1- 2 butir, dan salak Padang Sidempuan Salacca sumatrana (Becc) yang berdaging merah. Jenis salak itu mempunyai nilai komersial yang tinggi.

3. MANFAAT TANAMAN

Buah salak hanya dimakan segar atau dibuat manisan dan asinan. Pada saat ini manisan salak dibuat beserta kulitnya, tanpa dikupas. Batangnya tidak dapat digunakan untuk bahan bangunan atau kayu bakar. Buah matang disajikan sebagai buah meja. Buah segar yang diperdagangkan biasanya masih dalam tandan atau telah dilepas (petilan). Buah salak yang dipetik pada bulan ke 4 atau ke 5 biasanya untuk dibuat manisan.

4. SENTRA PENANAMAN

Tanaman salak banyak terdapat di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, Bali, NTB dan Kalimantan Barat.

5. SYARAT PERTUMBUHAN

5.1. Iklim
Tanaman ssalak sesuai bila ditanam di daerah berzona iklim Aa bcd, Babc dan Cbc. A berarti jumlah bulan basah tinggi (11-12 bulan/tahun), B: 8-10 bulan/tahun dan C : 5-7 bulan/tahun.
Salak akan tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan rata-rata per tahun 200-400 mm/bulan. Curah hujan rata-rata bulanan lebih dari 100 mm sudah tergolong dalam bulan basah. Berarti salak membutuhkan tingkat kebasahan atau kelembaban yang tinggi.
Tanaman salak tidak tahan terhadap sinar matahari penuh (100%), tetapi cukup 50-70%, karena itu diperlukan adanya tanaman peneduh.
Suhu yang paling baik antara 20-30°C. Salak membutuhkan kelembaban tinggi, tetapi tidak tahan genangan air.

5.2. Tanah
Tanaman salak menyukai tanah yang subur, gembur dan lembab.
Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok untuk budidaya salak adalah 4,5 - 7,5.

Kebun salak tidak tahan dengan genangan air. Untuk pertumbuhannya membutuhkan kelembaban tinggi.

5.3. Ketinggian Tempat
Tanaman salak tumbuh pada ketinggian tempat 100-500 m dpl.

6. PEDOMAN BUDIDAYA

6.1. Pembibitan
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengusahakan tanaman salak adalah penggunaan bibit unggul dan bermutu. Tanaman salak merupakan tanaman tahunan, karena itu kesalahan dalam pemakaian bibit akan berakibat buruk dalam pengusahaannya, walaupun diberi perlakuan kultur teknis yang baik tidak akan memberikan hasil yang diinginkan, sehingga modal yang dikeluarkan tidak akan kembali karena adanya kerugian dalam usaha tani. Untuk menghindari masalah tersebut, perlu dilakukan cara pembibitan salak yang baik. Pembibitan salak dapat berasal dari biji (generatif) atau dari anakan (vegetatif). Pembibitan secara generatif adalah pembibitan dengan menggunakan biji yang baik diperoleh dari pohon induk yang mempunyai sifat-sifat baik, yaitu: cepat berbuah, berbuah sepanjang tahun, hasil buah banyak dan seragam, pertumbuhan tanaman baik, tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta pengaruh lingkungan yang kurang menguntungkan.

Keuntungan perbanyakan bibit secara generatif:
dapat dikerjakan dengan mudah dan murah
diperoleh bibit yang banyak
tanaman yang dihasilkan tumbuh lebih sehat dan hidup lebih lama
untuk transportasi biji dan penyimpanan benih lebih mudah
tanaman yang dihasilkan mempunyai perakaran kuat sehingga tahan rebah dan kekeringan
memungkinkan diadakan perbaikan sifat dalam bentuk persilangan.

Kekurangan perbanyakan secara generatif:
kualitas buah yang dihasilkan tidak persis sama dengan pohon induk karena mungkin terjadi penyerbukan silang
agak sulit diketahui apakah bibit yang dihasilkan jantan atau betina.
Persyaratan Bibit : Untuk mendapatkan bibit yang baik harus dilakukan seleksi terhadap biji yang akan dijadikan benih. 
Syarat-syarat biji yang akan dijadikan benih :
Biji berasal dari pohon induk yang memenuhi syarat.
Buah yang akan diambil bijinya harus di petik pada waktu cukup umur.
Mempunyai daya tumbuh minimal 85 %.
Besar ukuran biji seragam dan tidak cacat.
Biji sehat tidak terserang hama dan penyakit.
Benih murni dan tidak tercampur dengan kotoran lain.
Penyiapan Bibit
Bibit dari Biji:
Biji salak dibersihkan dari sisa-sisa daging buah yang masih melekat.
Rendam dalam air bersih selama 24 jam, kemudian dicuci.

Bibit dari Anakan:
Pilih anakan yang baik dan berasal dari induk yang baik
Siapkan potongan bambu, kemudian diisi dengan media tanah

Teknik Penyemaian Bibit
Bibit dari Biji:
Biji salak yang telah direndam dan dicuci, masukkan kedalam kantong plastik yang sudah dilubangi (karung goni basah), lalu diletakkan di tempat teduh dan lembab sampai kecambah berumur 20-30 hari
Satu bulan kemudian diberi pupuk Urea, TSP dan KCl, masing-masing 5 gram, tiap 2-3 minggu sekali
Agar kelembabannya terjaga, lakukan penyiraman setiap hari
Bibit dari Anakan dengan pesemaian bak kayu:
Buat bak kayu dengan ukuran tinggi 25 cm, lebar dan panjang disesuaikan dengan kebutuhan
Diisi dengan tanah subur dan gembur setebal 15-20 cm
Diatas tanah diiisi pasir setebal 5-10 cm
Arah pesemaian Utara Selatan dan diberi naungan menghadap ke Timur
Benih direndam dalam larutan hormon seperti Atonik selama 1 jam, konsentrasi larutan 0,01-0,02 cc/liter air
Tanam biji pada bak pesemaian dengan jarak 10 x 10 cm
Arah biji dibenamkan dengan posisi tegak, miring/rebah dengan mata tunas berada dibawah
Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian : Untuk pembibitan dari biji, media pembibitan adalah polybag dengan ukuran 20 x 25 cm yang diisi dengan tanah campur pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Setelah bibit atau kecambah berumur 20-30 hari baru bibit dipindahkan ke polibag. Pembibitan dengan sistem anakan, bambu diletakkan tepat di bawah anakan salak, kemudian disiram setiap hari. Setelah 1 bulan akar telah tumbuh dan anakan dipisahkan dari induknya, kemudian ditanam dalam polybag. Pupuk Urea, TSP, KCl diberikan 1 bulan sekali sebanyak 1 sendok teh.
Pemindahan Bibit : Untuk bibit dari biji, setelah bibit salak berumur 4 bulan baru dipindahkan ke lahan pertanian. Untuk persemaian dari anakan, setelah 6 bulan bibit baru bisa dipindahkan ke lapangan.

6.2. Pengolahan Lahan
Persiapan : Penetapan areal untuk perkebunan salak harus memperhatikan faktor kemudahan transportasi dan sumber air.
Pembukaan Lahan :
Membongkar tanaman yang tidak diperlukan dan mematikan alang-alang serta menghilangkan rumput-rumput liar dan perdu dari areal tanam.
Membajak tanah untuk menghilangkan bongkahan tanah yang terlalu besar.

6.3. Teknik Penanaman
Pembuatan Lubang Tanam : Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dengan jarak tanam 1 x 4 m; 2 x 2 m atau 1,5 x 2,5 m. Ukuran lubang dapat juga dibuat 50 x 50 x 40 cm, dengan jarak antar 2 x 4 m atau 3 x 4 m. Setiap lubang diberi pupuk kandang yang telah jadi sebanyak 10 kg.
Cara Penanaman : Biji ditanam langsung dalam lubang sebanyak 3- 4 biji per lubang. Sebulan kemudian biji mulai tumbuh
Lain-lain : Untuk menghindari sinar matahari penuh, tanaman salak ditanam di bawah tanaman peneduh seperti tanaman kelapa, durian, lamptoro dan sebagainya. Apabila lahan masih belum ada tanaman peneduh, dapat ditanam tanaman peneduh sementara seperti tanaman pisang. Jarak tanam pohon peneduh disesuaikan menurut ukuran luas tajuk misalnya kelapa ditanam dengan jarak 10 x 10 m, durian 12 x 12 m dan lamtoro 12 x 12 m.

6.4. Pemeliharaan Tanaman
Setelah selesai ditanam, tanaman salak perlu dipelihara dengan benar dan teratur sehingga diperoleh produksi kebin yang baik dan produktif. Pemeliharaan ini dilakukan sampai berakhirnya masa produksi tanaman salak.

Penjarangan dan Penyulaman : Untuk memperoleh buah yang berukuran besar, maka bila tandan sudah mulai rapat perlu dilakukan penjarangan. Biasanya penjarangan dilakukan pada bulan ke 4 atau ke 5. Penyulaman dilakukan pada tanaman muda atau yang baru ditanam, tetapi mati atau pertumbuhannya kurang bagus atau kerdil, atau misalnya terlalu banyak tanaman betinanya. Untuk keperluan penyulaman kita perlu tanaman cadangan (biasanya perlu disediakan 10%) dari jumlah keseluruhan, yang seumur dengan tanaman lainnya. Awal musim hujan sangat tepat untuk melakukan penyulaman. Tanaman cadangan dipindahkan dengan cara putaran, yaitu mengikutsertakan sebagian tanah yang menutupi daerah perakarannya. Sewaktu membongkar tanaman, bagian pangkal serta tanahnya kita bungkus dengan plastik agar akar-akar di bagian dalam terlindung dari kerusakan, dilakukan dengan hati-hati.

Penyiangan : Penyiangan adalah membuang dan memebersihan rumput-rumput atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di kebun salak. Tanaman pengganggu yang lazim di sebut gulma ini bila tidak diberantas akan menjadi pesaing bagi tanaman salak dalam memperebutkan unsur hara dan air. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan setelah bibit ditanam, penyiangan berikutnya dilakukan tiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur setahun. Setelah itu penyiangan cukup dilakukan setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dalam satu tahun, dilakukan pada awal dan akhir musim penghujan.

Pembubunan : Sambil melakukan penyiangan, dilakukan pula penggemburan dan pembumbunan tanah ke pokok tanaman salak. Hal ini dilakukan untuk menghemat ongkos kerja juga untuk efisiensi perawatan. Tanah yang digemburkan dicangkul membentuk gundukan atau bumbunan yang berfungsi untuk menguatkan akar dan batang tanaman salak pada tempatnya. Bumbunan jangan sampai merusak parit yang ada.

Perempalan dan Pemangkasan : Daun-daun yang sudah tua dan tidak bermanfaat harus dipangkas. Juga daun yang terlalu rimbun atau rusak diserang hama. Tunas-tunas yang terlalu banyak harus dijarangkan, terutama mendekati saat-saat tanaman berbuah (perempalan). Dengan pemangkasan, rumpun tanaman salak tidak terlalu rimbun sehingga kebun yang lembab serta pengap akibat sirkulasi udara yang kurang lancar diperbaiki. Pemangkasan juga membantu penyebaran makanan agar tidak hanya ke daun atau bagian vegetatif saja, melainkan juga ke bunga, buah atau bagian generatif secara seimbang.

Pemangkasan dilakukan setiap 2 bulan sekali, tetapi pada saat mendekati masa berbunga atau berbuah pemangkasan kita lakukan lebih sering, yaitu 1 bulan 1 kali.Apabila dalam rumpun salak terdapat beberapa anakan, lakukanlah pengurangan anakan menjelang tanaman berbuah. Satu rumpun salak cukup kita sisakan 1 atau 2 anakan. Jumlah anakan maksimal 3-4 buah pada 1 rumpun. Bila lebih dari itu anakan akan mengganggu produktivitas tanaman. Pemangkasan daun salak sebaiknya sampai pada pangkal pelepahnya. Jangan hanya memotong setengah atau sebagian daun, sebab bagian yang disisakan sebenarnya sudah tidak ada gunanya bagi tanaman. Pemangkasan pada saat lewat panen harus tetap dilakuakan. Alat pangkas sebaiknya menggunakan golok atau gergaji yang tajam. Pemangkasan yang dilaksanakan pada waktu dan cara yang tepat akan membantu tanaman tumbuh baik dan optimal.

Pemupukan : Semua bahan yang diberikan pada tanaman dengan tujuan memberi tambahan unsur hara untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman disebut pupuk. Ada pupuk yang diberikan melalui daerah perakaran tanaman (pupuk akar). Pupuk yang diberikan dengan cara penyemprotan lewat daun tanaman (pupuk daun). Jenis pupuk ada 2 macam: pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, abu tanaman, tepung darah dan sebagainya. Pupuk anorganik adalah: Ure, TSP, Kcl, ZA, NPK Hidrasil, Gandasil, Super Fosfat, Bay folan, Green Zit, dan sebagainya. Pupuk organik yang sering diberikan ke tanaman salak adalah pupuk kandang. Umur tanaman :

0-12 bulan (1 x sebulan): Pupuk kandang 1000, Urea 5 gram, TSP 5 gram, KCl 5 gram.
12-24 bulan (1 x 2 bulan): Urea 10 gram, TSP 10 gram, KCl 10 gram.
24-36 bulan (1 x 3 bulan): Urea 15 gram, TSP 15 gram, KCl 15 gram.
36–dst (1 x 6 bulan): Urea 20 gram, TSP 20 gram, KCl 20 gram.

Pengairan dan Penyiraman : Air hujan adalah siraman alami bagi tanaman, tetapi sulit untuk mengatur air hujan agar sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman. Air hujan sebagian besar akan hilang lewat penguapan, perkolasi dan aliran permukaan. Sebagian kecil saja yang tertahan di daerah perakaran, air yang tersisa ini sering tidak memenuhi kebutuhan tanaman. Dalam budidaya salak, selama pertumbuhan, kebutuhan akan air harus tercukupi, untuk itu kita perlu memberi air dengan waktu, cara dan jumlah yang sesuai.
Pemeliharaan Lain : Setelah ditanam di kebun kita buatkan penopang dari bambu atau kayu untuk menjaga agar tanaman tidak roboh.

7. HAMA DAN PENYAKIT

7.1. Hama
Kutu wol /putih (Cerataphis sp.) : Hama ini bersembunyi di sela-sela buah.
Kumbang penggerek tunas (Omotemnus sp..)
Kumbang penggerek batang :
Menyerang ujung daun yang masih muda (paling muda), kemudian akan masuk ke dalam batang. Hal ini tidak menyebabkan kematian tanaman, tetapi akan tumbuh anakan yang banyak di dalam batang tersebut.

Pengendalian: dimatikan atau dengan cara meneteskan larutan insektisida (Diazenon) dengan dosis 2 cc per liter pada ujung daun yang terserang atau dengan cara menyemprot. Dalam hal ini diusahakan insektisida dapat masuk ke dalam bekas lubang yang digerek. Memasukkan kawat yang ujungnya lancip ke dalam lubang yang dibuat kumbang hingga mengenai hama.
Babi hutan, tupai, tikus dan luwak

Pengendalian: untuk memberantas babi hutan, dilaksanakan dengan penembakan khusus, atau memagari kebun salak dengan salak-salak jantan yang rapat. Akan lebih baik lagi kalau memagari kebun salak dengan kawat berduri;
untuk memberantas Tikus, digunakan Zink phosphit, klerat dan lain-lain;
untuk memberantas Luwak dan Tupai, dapat digunakan umpan buah pisang yang dimasuki Furadan 3 G. Caranya: buah pisang dibelah, kurang lebih 0,5 gram Furadan dimasukkan ke dalamnya, kemudian buah pisang tersebut dijahit dan dijadikan umpan.

7.2. Penyakit
Penyakit yang sering menyerang salak adalah sebangsa cendawan putih,
Gejala: busuknya buah. Buah yang terserang penyakit ini kualitasnya jadi menurun, karena warna kulit salak jadi tidak menarik.
Pengendalian: mengurangi kelembaban tanah, yaitu mengurangi pohon-pohon pelindung.
Noda hitam :
Penyebab: cendawan Pestalotia sp.
Gejala: adanya bercak-bercakhitam pada daun salak.
Busuk merah (pink) :
Penyebab: cendawan Corticium salmonicolor.
Gejala: adanya pembusukan pada buah dan batang.
Pengendalian: tanaman yang sakit dan daun yang terserang harus dipotong dan dibakar di tempat tertentu.

7.3. Gulma
Di beberapa tempat di Pulau Jawa, lahan salak dibangun di bekas persawahan. Sehingga otomatis gulma yang merajai kebun adalah gulma-gulma yang biasa terdapat di sawah. Karena lahan sawah yang biasa tergenang air dikeringkan dan dibumbun tanahnya maka gulma yang mampu bertahan adalah gulma berdaun sempit dan tumbuh menjalar yang sedikit sekali terdapat di sawah. Gulma yang berbatang kurus tegak, berdaun panjang yang umumnya di persawahan kurang mampu bertahan. Itulah sebabnya mengapa gulma di lahan bekas persawahan relatif lebih sedikit. Pengendalian secara manual dengan dikored atau dicangkul pun sudah memadai. Pemberantasan gulma secara kimia di kebun-kebun salak belum lazim dilaksanakan. Untuk lahan yang tidak seberapa luas, para petani masih menggunakan cara manual (mencabuti rumput-rumputan dengan tangan, dikored atau dicangkul). Bila lahan salak cukup luas, serta baru dibuka, gulma yang terdapat tentu banyak sekali dan sulit diberantas hanya dengan cara manual. Untuk situasi seperti ini perlu menggunakan herbisida, sebab biaya tenaga kerja relatif murah dan hasilnya lebih cepat. Reaksi bahan kimia dalam membunuh tanaman liar juga sangat cepat. Herbisida memiliki pengruh negatif, sebab racun yang dikandungnya dapat membahayakan mahluk hidup lain termasuk ternak dan manusia. Herbisida yang akan digunakan perlu sesuai dengan jenis gulma yang akan diberantas. Pilihan yang kurang tepat akan memboroskan biaya. Gulma dari golongan rumput-rumputan dapat dibasmi dengan herbisida Gramoxone, Gesapas, Basta atau Diuron. Dari golongan teki-tekian dapat diberantas dengan Goal. Alang-alang dapat dibasmi dengan Round-up atau Sun-up. Sedangkan tanaman yang berdaun lebar dapat diatasi dengan Fernimine. Ada juga herbisida yang dapat memberantas beberapa jenis gulma.

8. PANEN BUAH SALAK

Mutu buah salak yang baik diperoleh bila pemanenan dilakukan pada tingkat kemasakan yang baik. Buah salak yang belum masak, bila dipungut akan terasa sepet dan tidak manis. Maka pemanenan dilakukan dengancara petik pilih, disinilah letak kesukarannya. Jadi kita harus benar-benar tahu buah salak yang sudah tua tetapi belum masak.
Ciri dan Umur Panen : Buah salak dapat dipanen setelah matang benar di pohon, biasanya berumur 6 bulan setelah bunga mekar (anthesis). Hal ditandai oleh sisik yang telah jarang, warna kulit buah merah kehitaman atau kuning tua, dan bulu-bulunya telah hilang. Ujung kulit buah (bagian buah yang meruncing) terasa lunak bila ditekan. Tanda buah yang sudah tua, menurut sumber lain adalah: warnanya mengkilat (klimis), bila dipetik mudah terlepas dari tangkai buah dan beraroma salak.
Cara Panen Cara memanen: karena buah salak masaknya tidak serempak, maka dilakukan petik pilih. Yang perlu diperhatikan dalam pemetikan apakah buah salak tersebut akan disimpan lama atau segera dimakan. Bila akan disimpan lama pemetikan dilakukan pada saat buah salak tua (Jawa: gemadung), jadi jangan terlalu tua dipohon. Buah salak yang masir tidak tahan lama disimpan. Pemanenan buah dilakukan dengan cara memotong tangkai tandannya.
Periode Panen : Tanaman salak dalam masa panennya terdapat 4 musim:
Panen raya pada bulan Nopember, Desember dan Januari
Panen sedang pada bulan Mei, Juni dan Juli
Panen kecil pada bulan-bulan Pebruari, Maret dan April.
Masa kosong/istirahat pada bulan-bulan Agustus, September dan Oktober. Bila pada bulan-bulan ini ada buah salak maka dinamakan buah slandren. Menurut sumber lain panen besar buah salak adalah antara bulan Oktober - Januari.
Prakiraan Produksi : Dalam budidaya tanaman salak, hasil yang dapat dicapai dalam satu musim tanam adalah 15 ton per hektar.

9. PASCAPANEN BUAH SALAK

Seperti buah-buahan lainnya, buah salak mudah rusak dan tidak tahan lama. Kerusakan ditandai dengan bau busuk dan daging buah menjadi lembek serta berwarna kecoklat-coklatan. Setelah dipetik buah salak masih meneruskan proses hidupnya berupa proses fisiologi (perubahan warna, pernafasan, proses biokimia dan perombakan fungsional dengan adanya pembusukan oleh jasad renik). Sehingga buah salak tidak dapat disimpan lama dalam keadaan segar, maka diperlukan penanganan pascapanen.

9.1. Pengumpulan 
Gudang pengumpulan berfungsi sebagai tempat penerima buah salak yang berasal dari petani atau kebun. Dalam gudang pengumpulan ini dilakukan: sortasi, grading dan pengemasan.

9.2. Penyortiran dan Penggolongan
Sortasi/pemilihan bertujuan untuk memilih buah yang baik, tidak cacat, dan layak ekspor. uga bertujuan untuk membersihkan buah-buah dari berbagai bahan yang tidak berguna seperti tangkai, ranting dan kotoran. Bahan-bahan tersebut dipotong dengan pisau, sabit, gunting pangkas tajam tidak berkarat sehinga tidak menimbulkan kerusakan pada buah. Grading/penggolongan bertujuan untuk:
mendapat hasil buah yang seragam (ukuran dan kualitas)
mempermudah penyusunan dalam wadah/peti/alat kemas
mendapatkan harga yang lebih tinggi
merangsang minat untuk membeli
agar perhitungannya lebih mudah
untuk menaksir pendapatan sementara.

Penggolongan ini dapat berdasarkan pada : berat, besar, bentuk, rupa, warna, corak, bebas dari penyakit dan ada tidaknya cacat/luka. Semua itu dimasukkan kedalam kelas dan golongan sendiri-sendiri.
Salak mutu AA (betul-betul super, kekuningan, 1kg= 12 buah)
Salak mutu AB (tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, dan sehat)
Salak mutu C (untuk manisan, 1kg = 25 - 30 buah)
Salak mutu BS (busuk atau 1/2 pecah), tidak dijual.

9.3. Pengemasan dan Pengangkutan
Tujuan pengemasan adalah untuk melindungi buah salak dari kerusakan, mempermudah dalam penyusunan, baik dalam pengangkutan maupun dalam gudang penyimpanan dan untuk mempermudah perhitungan. Ada pengemasan untuk buah segar dan untuk manisan salak. Pengemasan untuk buah segar:
alat pengemas harus berlubang
harus kuat, agar buah salak terlindung tekanan dari luar
dapat diangkut dengan mudah
ukuran pengemas harus disesuaikan dengan jumlah buah.

Pengemasan untuk manisan salak: dikemas dalam kaleng yang ditutup rapat yang telah dipastursasi sehingga semua mikroba seperti jamur, ragi, bakteri dan enzim dapat mati dan tidak akan menimbulkan proses pembusukan. Untuk manisan yang dikeringkan, umumnya dikemas dalam plastik. Pengangkutan merupakan mata rantai penting dalam penanganan, penyimpanan dan distribusi buah-buahan. Syarat-syarat pengangkutan untuk buah-buahan:
a) Pengangkutan harus dilakukan dengan cepat dan tepat.
b) Pengemasan dan kondisi pengangkutan yang tepat untuk menjamin terjaganya mutu yang tinggi.
d) Harapan adanya keuntungan yang cukup dengan menggunakan fasilitas pengangkutan yang memadai.

10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN

10.1 Analisis Usaha Budidaya
Prakiraan anilisis budidaya salak dengan luas lahan 1 ha selama masa produksi 5 tahun di daerah Jawa Barat tahun 1999.
Biaya produksi
Bibit
Bibit salak 2.000 pohon/ha @ Rp 15.000,- Rp. 30.000.000,-
Pupuk
Pupuk kandang 20 ton @ Rp. 150.000,- Rp. 3.000.000,-
Urea tahun ke-1, 150 kg @ Rp. 1.500,- Rp. 225.000,-
Urea tahun ke-2, 150 kg Rp. 225.000,-
Urea tahun ke-3, 150 kg Rp. 225.000,-
Urea tahun ke-4, 100 kg Rp. 150.000,-
Urea tahun ke-5, 100 kg Rp. 150.000,-
TSP tahun ke-1, 150 kg @ Rp.1.800,- Rp. 270.000,-
TSP tahun ke-2, 150 kg Rp. 270.000,-
TSP tahun ke-3, 150 kg Rp. 270.000,-
TSP tahun ke-4, 100 kg Rp. 180.000,-
TSP tahun ke-5, 100 kg Rp. 180.000,-
KCl tahun ke-1, 150 kg @ Rp. 1.650,- Rp. 247.500,-
KCl tahun ke-2, 150 kg Rp. 247.500,-
KCl tahun ke-3, 150 kg Rp. 247.500,-
KCl tahun ke-4, 100 kg Rp. 165.000,-
KCl tahun ke-5, 100 kg Rp. 165.000,-
Obat dan pestisida : tahun ke-1 s.d. tahun ke-5 Rp. 500.000,-
Peralatan Rp. 600.000,-
Tenaga kerja
Penanaman Rp. 700.000,-
Pengolahan tanah Rp. 1.400.000,-
Penyulaman Rp. 105.000,-
Penyiangan: tahun ke-1 s.d. tahun ke-5 Rp. 315.000,-
Pemangkasan tahun ke-1 s.d. tahun ke-5 Rp. 210.000,-
Pemberantasan hama/penyakit tahun ke-1 s.d. th ke-5 Rp. 210.000,-
Pemupukan tahun ke-1 s.d. tahun ke-5 Rp. 420.000,-
Panen dan pascapanen tahun ke-2 Rp. 525.000,-
Panen dan pascapanen tahun ke-3 Rp. 700.000,-
Panen dan pascapanen tahun ke-4 Rp. 700.000,-
Panen dan pascapanen tahun ke-5 Rp. 875.000,-
Jumlah biaya produksi selama 5 tahun Rp. 43.477.500,-
Pendapatan
Produksi tahun ke-2 rata-rata 1 kg/pohon @ Rp. 4.250,- Rp. 8.500.000,-
Produksi tahun ke-3 rata-rata 1,5 kg/pohon Rp. 12.750.000,-
Produksi tahun ke-4 rata-rata 1,5 kg/pohon Rp. 12.750.000,-
Produksi tahun ke-2 rata-rata 2 kg/pohon Rp. 17.000,000,-
Jumlah pendapatan selama 5 tahun Rp. 51.000.000,-
Keuntungan
Keuntungan dalam 5 tahun Rp. 7.522.500,-
Keuntungan rata-rata per tahun Rp. 1.504.500,-
Parameter kelayakan usaha : 1. B/C ratio = 1,17

10.2. Analisis Agrobisnis
Sebagai tanaman asli Indonesia salak mempunyai masa depan yang cerah untuk dikembangkan baik untuk memenuhi pasaran lokal ataupun pasaran luar negeri. Di Indonesia produksi buah ini mengalami peningkatan yang tajam dari tahun 1983- 1987. Bila di tahun 1983 produksinya hanya 52.014 ton dan menurun sedikit di tahun 1984 menjadi 46.456 ton, maka tahun-tahun berikutnya produksi buah salak melonjak dengan sangat pesat. Produksi tahun 1987 tiga kali lipat lebih banyak dari produksi tahun 1983. Akan tetapi, produksi pada tahun 1988 dan tahun 1989 mengalami penurunan. Data pada tabel di bawah ini.

11. STANDAR PRODUKSI

11.1. Ruang Lingkup
Standar ini meliputi syarat mutu, cara pengujian mutu, cara pengambilan contoh dan cara pengemasan salak.

11.2. Diskripsi
Salak adalah buah dari tanamn salak (Salacca adulia Reinw) dalam keadaan cukup tua, utuh, segar dan bersih. Standar mutu salak di Indonesia tercantum dalam Standar Nasional Indonesia SNI 01-3167-1992.

11.3. Klasifikasi dan Standar Mutu
Jenis mutu salak dalam tiga ukuran, yaitu ukuran besar, sedang dan kecil. Berdasarkan berat, masing-masing digolongkan menjadi dua jenis mutu yaitu Mutu I dan Mutu II, ukuran besar, berat 61 gram atau lebih per buah, ukuran sedang, berat 33 – 60 gram per buah dan ukuran kecil, berat 32 gram atau kurang per buah.
Tingkat Ketuaan: mutu I seragam tua, mutu II tidak terlalu matang, cara uji organoleptik
Kekerasan: mutu I keras, mutu II keras, cara uji organoleptik
Kerusakan Kulit Buah: mutu I kulit buah utuh, mutu II utuh , cara uji Organoleptik
Ukuran: mutu I seragam, mutu II seragam, cara uji SP-SMP-310-1981
Busuk (bobot/bobot) : mutu I 1%, mutu II 1 %, cara uji SP-SMP-311-1981
Kotoran: mutu I bebas, mutu II bebas, cara uji organoleptik

11.4. Pengambilan Contoh

1) Salak Dalam Kemasan

Contoh diambil secara acak dari jumlah kemasan seperti terlihat d bawah ini. Dari setiap kemasan diambil contoh sebanyak 2 kg dari bagian atas,tengah dan bawah. Contoh tersebut diacak bertingkat (stratified random sampling) sampai diperoleh minimum 2 kg untuk dianalisa.
Jumlah kemasan dalam partai (lot): s/d100, contoh yang diambil 5.
Jumlah kemasan dalam partai (lot): 101-300 contoh yang diambil 7.
Jumlah kemasan dalam partai (lot): 301-500 contoh yang diambil 9.
Jumlah kemasan dalam partai (lot): 501-1000 contoh yang diambil 10.
Jumlah kemasan dalam partai (lot) >1000 contoh yang diambil min 15.

2) Salak dalam Curah (in bulk)

Contoh diambil secara acak sesuai dengqan jumlah berat total seperti terlihat di bawah ini. Contoh-contoh tersebut yang diambil bagian atas, tengah, bawah serta berbagai sudut dicampur, kemudian diacak bertingkat (stratified random sampling) sampai diperoleh minimum 2 kg untuk dianalisa.
Jumlah berat lot (kg): <>
Jumlah berat lot (kg): 201–500, contoh yang diambil 20.
Jumlah berat lot (kg): 501–1000, contoh yang diambil 30.
Jumlah berat lot (kg): 1.001–5.000, contoh yang diambil 60.
Jumlah berat lot (kg): > 5.000, contoh yang diambil min. 100.

11.5. Pengemasan
Salak dikemas dalam besek, keranjang bambu, peti kayu ataupun kemasan lain yang sesuai dengan berat bersih maksimum 40 kg. Daun kering, kertas atau bahan lain dapat dipakai sebagai penyekat. Isi dari kemasan tidak melebihi tutupnya Dibagian luar keranjang/kemasan diberi label yang bertuliskan antara lain :
Nama barang
Jenis mutu
Nama/kode perusahaan/eksportir
Golongan ukuran
Berat bersih
Produksi Indonesia
Negara/tempat tujuan
Daerah asal

Itulah tadi sedikit sejarah tentang salak dan budi daya tanaman salak yang kami rangkum selengkap kemampuan admin sendiri bila ada kekurangan admin minta maaf, dan terima kasih sudah mau berkunjung mudah-mudahan bisa bermanfaat khususnya bagi masyarakat indonesia itu sendiri. Salam bahagia untuk kita semua. Terima kasih atas kunjungannya.

14 Komentar

  1. mantap gan infonya, lengkap banget tentang salak,

    BalasHapus
  2. Jangan lupa berkunjung kembali sob :)

    BalasHapus
  3. Kalo maanfat aku mencintai mu ada ngga mas ?

    #Mohon Respon nya.

    BalasHapus
  4. Subhanalloh ternyata buah salak banyak manfaatnya.....untuk kesehatan.diantaranya buat aki-aki dan nini-nini yang sudah/bakal pikun.

    BalasHapus
  5. sangat lengkap dan bermanfaat. Terimakasih ilmunya.wassalam.

    BalasHapus
  6. sangat lengkap dan bermanfaat. Terimakasih ilmunya.wassalam.

    BalasHapus
  7. alloh maha kuasa,dari buah salak yg d pandang sebelah mata, ternyata hasiatnya menggunung.🙏🙏🙏

    BalasHapus
  8. Terima kasih atas penjelasannya sangat lengkap

    BalasHapus
  9. Terima kasih sangat bermanfaat

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak